Latihan Gambar Teknik AutoCAD: Penjelasan Perintah dan Hasil Gambar
🔧 Gambar 1
Pada gambar teknik di atas, terdapat beberapa elemen konstruksi seperti pondasi stone masonry, balok 200×400, pagar vertikal, serta tiang setinggi 1,5 meter. Seluruh komponen tersebut digambar menggunakan kombinasi beberapa perintah dasar di AutoCAD. Adapun perintah yang digunakan antara lain:
🔧 Perintah AutoCAD yang Digunakan
• Line (L)
Digunakan untuk membuat garis vertikal, horizontal, dan miring pada elemen pagar, tiang, serta dimensi ukuran.
• Polyline (PL)
Dipakai untuk membuat rangkaian garis yang saling terhubung, misalnya bentuk pondasi batu kali serta outline balok.
• Hatch (HATCH)
Berfungsi untuk memberi arsiran pada pondasi stone masonry agar terlihat tekstur batu dan membedakan material.
• Circle (C)
Digunakan untuk membuat lingkaran kecil pada bagian kepala tiang.
• Offset (O)
Dipakai untuk menggandakan garis dengan jarak tertentu, seperti pengulangan garis pagar vertikal dan pembentukan ketebalan balok 200×400.
• Mirror (MI)
Dimanfaatkan untuk menduplikasi bentuk batu kali pada sisi kiri dan kanan agar simetris tanpa menggambar ulang.
• Dimension (DIM)
Digunakan untuk memberikan ukuran seperti tinggi 1.100, 400, 150, 100, serta jarak horizontal 1000 mm pada modul pagar.
🔧 Gambar 2
Pada gambar teknis kedua, terlihat detail komponen plat dan bracket yang memiliki beberapa lubang baut, chamfer, serta dimensi presisi. Untuk menggambar seluruh detail tersebut di AutoCAD, digunakan beberapa perintah dasar berikut:
🔧 Perintah AutoCAD yang Digunakan
• Line (L)
Digunakan untuk membuat garis utama pada bentuk plat, garis tepi bracket, serta garis bantu pada detail pengelasan.
• Linetype
Perintah ini dipakai untuk mengatur jenis garis, seperti garis putus-putus untuk center line atau garis tipis untuk garis bantu dimensi.
• Hatch (HATCH)
Berfungsi untuk memberikan arsiran pada area tertentu, misalnya simbol sambungan las atau material (seperti MATL SS400) agar objek lebih mudah dibaca secara visual.
• Circle (C)
Digunakan untuk membuat lubang-lubang baut Ø18 dan Ø25 pada plat, termasuk counterpart dari detail lubang yang presisi.
• Offset (O)
Dipakai untuk menggandakan garis dengan jarak tertentu, contohnya untuk membuat ketebalan plat, jarak antar center lubang, atau repetisi garis struktural.
• Trim (TR)
Perintah ini digunakan untuk memotong garis berlebih, terutama saat merapikan chamfer 25×45°, menyatukan pertemuan garis, atau membersihkan garis bantu yang tidak diperlukan.


0 Reviews:
Posting Komentar